
pernahkah kau memiliki sebuah impian?
impian yang tanpa tersadar mengkibatkan dirimu untuk selalu menangis?
menangis mengharapkan semua itu terwujud akan jadi seperti yang diharapkan?
merenung seperti apa nantinya impian itu datang?
sebuah impian hadir disaat dirimu berfikir akan hal yang kau rasa takjub. suatu hal yang mungkin sempat terfikir tak mungkin, namun apalah yang tidak mungkin?
adalah sebuah fikiran yang selalu menjadi sikap dalam hidupmu. yang selanjutnya bertransformasi menjadi akhlaq yang selalu tertuang dalam keseharian mu. itulah alur terindah jika fikiran yang kau miliki pun indah. maka jangan pernah berikan sedikit ruang bagi fikiran mu untuk masuknya hal-hal yang buruk. sebab tanpa kau sadari semua itu akan tertuang dan meresap.
berjuta manusia di dunia ini pasti memiliki impian. sebab manusia yang paling miskin di dunia ini adalah manusia yang hidup tanpa impian. ah,,,selalu aku tak kuasa jika mengingat satu persatu impian ku.
JEPANG
saat ini semester akhir yang sedikit lagi ku lewati. tanpa tersadar dua tahun telah berlalu dalam alur hidup ku yang begitu cepat. tak terasa diri ini sedikit demi sedikit digerogoti oleh waktu yang tak pernah berhenti.
melewati masa-masa yang indah,suram,statis, dan bahkan penuh dengan tantangan serta CINTA. dan aku pun teringat apa yang di harapkan kedua orang tua saat menyekolahkan ku di akademi yang terbilang di pinggir jakarta selatan ini. mereka begitu berharap akan diriku untuk memperoleh sebuah kesuksesan. namun apa daya hidupku di akademi ini begitu kompleks. berkecimpung di dunia aktivis menjadikan alur perputaran kehidupan berubah. pola pikir yang radikal. kegiatan yang berduyun-duyun tiada henti, sebuah fenomena yang terbalik saat teman-teman ku yang lain sibuk memikirkan mereka akan Kerja Peraktek dimana.
pernah aku berdiskusi dengan sahabat karib ku. terkait mengenai organisasi dan pendidikan. apa yang harus dilakukan seorang aktivis seperti kita?
" semua kembali kedalam diri masing-masing kawan" tuturnya pelan. aku pn terhentak mengingat apa yang oernah aku fikirkan dan ku katakn pada diriku. 25% kuliah.....selain itu organisasi dan bisnis/usaha. ya inilah yang pernah kukatakan pada diriku. sehingga tanpa kusadari ini merubah pola tindakan dalam keseharian ku.
kini waktu semakin dekat, akhir pendidikan ku menatap bingar. ku akui semua tak berjalan baik, bahkan pandangan orang awam pasti mengatakn kuliah ku seperti tidak ada artinya. terutama sejak aku di amanahkan sebagai seorang pimpinan di tataran Legislatif mahsiswa. fokus beralih,,,,pandangan terpecah....pengorbanan bertambah...
mungkin semua ini telah terjadi, tak perlu disesali. aku pun bertekad untuk membalas ini semua dengan mnunjukkan pda orang tua. bahwa aku bisa untuk meneruskan pendidikan ku di negri sakura. inilah salah satu IMPIAN yang ku miliki. entah seperti apa caranya. bagaiman ku dapatkan. namun satu hal yang ku yakini aku pasti bisa. dan hal ini tidak mustahi terjadi.
ANAK-ANAK SOLEH DAN SOLEHAH
Ah,,,untuk urusan ini sedikit privasi memang. tapi tak apalah aku berbagi dengan para blogger lainnya. Anak-anak mu kelak.....ingin seperti apa kau jadikan mereka?
karena anak-anak ibarat sebah ketas putih yang terserah kita ingin menorehkan warna dan tulisan apa.
merunut secara radikal ke belakang. faktor yang paling berperan dalam membentuk karakter anak-anak adalah seorang ibu. karena ibu adalah guru pertama dalam hidup kita. di yang mengajari kita bahasa, berjalan, dan bahkan mencintai. berarti seprti apa ibu kita seperti itulah kita, namun tidak menafikan hadir seorang bapak. karena beliau jualah kita dapat hadir dan hidup di bumi ini. dengan tetesan keringat beliu kita dapat memakan sesuap nasi. meminum seteguk air yang menghilangkan dahaga. namun seperti apa anak-anak yang kau inginkan kelak..?
maka sebagai kawula muda...para pejuang keindahan cinta...kesucian diri...ketenangan batin....
Maka temukanlah ISTRI yang sesuai dengan harapan menjadi seperti apa anakmu kelak. berbicara soal istri apakah kamu sudah memiliki calon?
indah,tenang rasanya hati ini saat membayangkannya. melihat senyumannya menjadikan setiap kesedihan adalah anugrah. mendengar suaranya menentramkan jiwa. adalah ia gadis yang selama ini begitu dekat dengan hidup ku namun tak pernah ku sadari selama itu. saat ia jauh dari pandangan barulah aku tersadar selama ini dia yang kucari-cari. dia yang begitu msteri bagiku, sebuah keindahan yang begitu di jaga sesuai syariat. kata-kata yang begitu di jaga agar tidak menodai cinta yang hakiki. pandangan yang terahan oleh iman di hati. berbisik indah walau tanpa suara.menatap syahdu dalam tundukannya. dialah IMPIAN ku yang kedua. ku ingin kelak ia menjadi pendamping hidupku. bersama mendidik calon-calon mujahid ALLAH di bumiNya. mencetak para generasi Rabbani. sebuah kenikmatan yang tak pernah terbayang. walau kini tak pernah ku tahu seperti apa ,bagaimana ,kapan ,dan dimana kami akan dipertemukan oleh Dzat yang jiwaku dan jiwanya ada di tanganNYA. Namun sekali lagi semua ini ku yakin akan janjinya. janji sucinya dalam surat-surat cintaNYa. "lelaki yang soleh adalah untuk wanita yang solehah".
kawan apa pun impian mu...
sesulit apa pun untuk mendapatkannya...
sebimbang apa pun dirimu...
kembalikan itu semua pada Sang Khalik..
dia lah sang sutrdara dalam kehidupan kita...
penerjemah dalam rantaian perjalanan hidup yang berliku...
yakinlah....
sebab jika kau yakin padaNya maka Dia akan yakin padamu...
dan tak ragu menjawab setiap resah dan doamu.
Arie Wijaksana
31/12/2010
3:43
Tidak ada komentar:
Posting Komentar